Diberitakan Independent yang mengutip stasiun televisi TRT, Dewan Pendidikan Tinggi Turki juga memerintahkan 1.577 dekan dari semua universitas negeri dan swasta di negara itu untuk segera mengundurkan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor berita pemerintah Turki, Anadolu, mengatakan ada 339 staf Kementerian Sosial dan Keluarga yang dipecat usai kudeta tersebut.
Pemerintah Turki juga menangguhkan cuti tahunan bagi tiga juta pegawai negeri sipil pada awal pekan ini.
Menurut pemerintah Turki, para pelaku kudeta adalah "kanker" yang harus "dibersihkan" dari institusi publik. Erdogan juga menyatakan tidak akan menghapuskan hukuman mati bagi para pelaku kudeta.
Turki menuding tokoh agama yang kini hidup di AS, Fethullah Gulen sebagai dalang kudeta. Namun tudingan ini dibantah oleh Gulen. (den)