Diberitakan Reuters, serangan ini diperintahkan langsung oleh Presiden AS Barack Obama setelah mendapatkan permintaan dari pemerintah Libya yang diakui PBB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ISIS menguasai sebagian wilayah Sirte akhir tahun lalu, menjadikannya pangkalan militan paling penting di luar Suriah dan Irak. Di kota ini, ISIS menguasai tempat-tempat strategis seperti universitas, rumah sakit dan gedung konferensi Ouagadougou yang diyakini diubah menjadi gudang senjata.
Juru bicara Pentagon mengatakan, serangan di Sirte dilakukan untuk membantu pasukan Libya melawan ISIS.
Awal tahun ini AS memperkirakan terdapat 6.000 tentara ISIS di Libya, termasuk mereka yang pindah dari Suriah. Jumlahnya diperkirakan berkurang akibat serangan pasukan Libya. (stu)