Seperti dikutip Telegraph, pernyataan ini disampaikan Trump dalam kampanye di Florida pada Rabu malam (10/8). Dia menyebut nama lengkap Obama, yaitu Barack Hussein Obama, cara Trump menuding bahwa presiden AS sebenarnya seorang Muslim.
Menurut calon presiden dari Partai Republik ini, para teroris "menghormati" Obama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya katakan. Pendiri lainnya dari ISIS adalah si pembohong Hillary Clinton. Co-founder! Hillary Clinton si pembohong!" ujar Trump.
Trump memang terkenal dengan retorikanya yang bombastis dan kontroversial namun tidak sesuai fakta. Dalam pemilihan umum sebelumnya, Trump menuduh Obama sebagai seorang Muslim dan lahir di Kenya, tempat ayahnya berasal.
Nyatanya, Obama adalah seorang Kristen dan lahir di Hawaii, dibuktikan oleh akta kelahiran yang dirilis oleh Gedung Putih.
Trump sebelumnya memicu kekhawatiran setelah secara tidak langsung menyerukan pembunuhan terhadap Hillary Clinton. Seruan ini disampaikannya kepada para pendukung Amandemen Kedua Konstitusi, yaitu kebebasan membawa senjata.
Taipan real estate ini menyalahkan Obama yang telah menarik pasukan AS dari Irak pada 2011. Menurut Trump, penarikan itu adalah sebuah kekacauan.
Dalam kampanye Rabu di Florida, Trump menyindir soal keengganan Obama dan Clinton menyebut kata "terorisme Islam radikal" untuk para pelaku serangan teror di AS, salah satunya penembakan di kelab gay Florida yang menewaskan 49 orang.
Lihat juga:Donald Trump Terancam Dicekal di Filipina |
Tidak ada komentar apa pun dari Gedung Putih terkait pernyataan Donald Trump ini. (stu)