Dikutip dari Al-Arabiya, Senin (15/8), kepolisian Aden telah menahan Bassem Aboudy yang mereka sebut "buronan paling berbahaya Al-Qaidah di Aden". Aden merupakan ibukota sementara pemerintahan Yaman yang diakui internasional setelah Sanaa dikuasai pemberontak Houthi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aboudy dan kedua anggota al-Qaidah lainnya ditangkap di dekat pabrik minuman ringan di permukiman al-Mansura. Penyelidikan menemukan, Aboudy mampu mengubah identitas diri sehingga menyulitkan pelacakan aparat.
Penangkapan ini terjadi menyusul terbunuhnya 40 miitan al-Qaidah dalam pertempuran dengan militer Yaman yang dibantu koalisi Arab Saudi.
Al-Qaidah di Semenanjung Arab, AQAP, memanfaatkan perang sipil Yaman yang telah berlangsung selama 16 bulan untuk menebar teror. (den)