"Kami dengan tegas mengatakan kepada Jepang bahwa ini semua salah perhitungan. Jika Jepang ingin menggelar latihan bersama di perairan dalam yurisdiksi China, mereka bermain api. China tidak akan duduk tenang," ujar juru bicara Kemhan China, Yang Yujun, seperti dikutip Reuters, Kamis (29/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah kemelut ini, Jepang mulai berupaya meningkatkan peran di Laut China Selatan. Jepang mengumumkan bahwa pada bulan ini, Tokyo siap menyediakan kapal patroli baru bagi Vietnam. Mereka juga sepakat memberikan dua kapal patroli besar dan meminjamkan lima pesawat pemantau untuk Filipina.
Namun sebelumnya, AS sendiri mengaku belum menerima permintaan resmi dari Jepang untuk melakukan latihan patroli bersama AS di Laut China Selatan.
Hubungan China dan Jepang sebenarnya selama ini sudah dibayangi oleh sengketa wilayah di Laut China Timur. (den)