"Selama satu jam terakhir kami menerima informasi bahwa aktivitas militer di Aleppo Timur telah berhenti," kata Churkin, seperti dikutip CNN, Rabu (14/12).
"Jadi tidak ada masalah soal penghentian perang, atau operasi kemanusiaan. Pemerintah Suriah telah mengontrol penuh Aleppo Timur, jadi sekarang berada pada tahap praktik inisiatif kemanusiaan," katanya.
Lihat juga:Gencatan Senjata Diumumkan di Aleppo |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, tentara Suriah memasuki rumah-rumah di tempat yang sebelumnya telah dikuasai pemberontak di Aleppo. Mereka juga menembak para pemberontak di tempat. Inggris dan Perancis meminta Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat pada Selasa sore untuk menyikapi hal itu.
"Laporan soal pembunuhan dan penghilangan di Aleppo mengerikan," kata perwakilan tetap Inggris dan Duta Besar untuk PBB, Matthew Rycroft, Selasa di Twitter.
Tentara Suriah dan sekutunya telah mengambil alih seluruh distrik yang ditinggalkan para pemberontak di Aleppo pada awal pekan ini. Kemenangan ini membuat pasukan pemerintah Suriah sudah berhasil merebut mayoritas wilayah yang sebelumnya dikuasai pemberontak.
(pmg/pmg)