"Sebuah tiang lampu terlempar akibat ledakan," ucap Letnan Kolonel Edgar Delos Reyes seperti dikutip AFP, Kamis (29/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kota Mindanao dilanda sejumlah serangan bom yang diduga dilakukan oleh kelompok ekstremis. Kota yang terletak di selatan Filipina ini merupakan basis beberapa kelompok pemberontak selama puluhan tahun.
Kelompok ekstremis ini juga disebut sebagai dalang dibalik serangan bom di Kota Davao pada September lalu. Serangan bom mengguncang sebuah pasar malam di kota kediaman Presiden Filipina Rodrigo Duterte itu dan menewaskan sedikitnya 10 orang serta melukai 60 orang lainnya.
Sementara itu, pada November lalu kepolisian juga menemukan sebuah bom yang diletakan di sebuah tempat sampah dekat gedung Kedutaan besar Amerika Serikat di Manila. (stu)