Hujan lebat yang mengguyur negara Amerika Selatan selama akhir pekan ini menyebabkan sungai-sungai di ibu kota Santiago meluap, mengisolasi setidaknya 373 warga yang tinggal di wilayah tersebut.
Di wilayah O'Higgins, Santiago bagian selatan, seorang gadis berusia 12 tahun tewas ketika longsor menerjang mobil yang ia tumpangi di tengah perjalanannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hujan lebat ini mengguyur Chile setelah musim panas dan kekeringan melanda negara itu selama berbulan-bulan.
Perusahaan pemasok air minum ibu kota, Aguas Andinas, mengaku kesulitan melakukan perbaikan dan pemulihan di tengan hujan yang terus mengguyur.
"Tim darurat telah bekerja di lapangan untuk segera menjangkau para warga yang terisolasi karena banjir dan menormalisasi pasokan air sebisa mungkin," ujar Presiden Chile, Michelle Bachelet, seperti dikutip Reuters, Senin (27/2)
Bencana ini merupakan banjir terbesar kedua di Santiago dalam beberapa tahun terakhir.
April lalu, hujan lebat juga melumpuhkan lembah San Jose de Maipo, memicu banjir besar menerjang pusat Kota Santiago, menewaskan satu orang. (has)