Selama dua hari pada bulan depan, sekitar 113 perwakilan tinggi negara itu akan berada di Canberra untuk bertemu dengan Perdana Menteri, Malcolm Turnbull, serta Menteri Luar Negeri, Julie Bishop, dan Menteri Perdagangan, Steven Ciobo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang kami cari adalah kerangka strategis komprehensif agar kami dapat membentuk dan memegang pengaruh positif bagi kepentingan nasional kami dan membentuk semuanya menjadi lebih baik ketimbang hanya bereaksi terhadap masalah ketika sudah terjadi," kata Bishop.
Buku putih semacam ini terakhir kali dirilis Australia pada masa pemerintahan John Howard. Namun kini, Australia menghadapi tantangan baru untuk menyeimbangkan hubungan perdagangannya dengan China yang mulai memperluas pengaruhnya di Laut China Selatan.
Belakangan ini, hubungan Australia dengan AS sebagai sekutu juga mulai mengendur, terutama sejak pelantikan Donald Trump. Presiden AS itu menyebut perjanjian pertukaran imigran antara pemerintahan Obama dan Australia merupakan "kesepakatan bodoh." (has)