Dan Xi, meski berdiri kuat secara politik, tetap mempunyai musuh-musuh yang mesti ia hadapi, terutama karena ketegasannya melakukan operasi anti-korupsi yang mengincar kader Partai Komunis sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Xi mesti menghindari perang dagang yang bisa mengganggu stabilitas kedua negara. Kemungkinan ini bisa saja terjadi jika Trump menepati ancamannya untuk menjatuhkan tarif pada barang-barang buatan China.
Jika Trump membahas isu-isu seperti ekonomi dan kegagalan China menenangkan negara sahabatnya, Korea Utara, Xi juga akan ditempatkan dalam posisi yang tidak enak. Karena itu, suasana pertemuan ini agak sulit untuk diprediksi.
"Dia mesti menghindari kesan yang menunjukkan dirinya sedang dipermalukan," kata Gideon Rachman, kepala kolumnis hubungan internasional di Financial Times.
"Jika dia tampak ditekan oleh Trump ... maka situasi akan jadi sulit baginya."