Bermain Piano, Cara Ampuh Putin Menunggu Presiden China

Riva Dessthania Suastha | CNN Indonesia
Senin, 15 Mei 2017 13:34 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin yang dikenal otoriter bisa meluangkan waktunya bermain piano sembari menunggu pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping. Presiden Vladimir Putin dan Presiden Xi Jinping di sela-sela pertemuan Forum One Belt One Road di Beijing. (Foto: REUTERS/Wu Hong)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setiap orang tak terkecuali pemimpin negara sekali pun punya cara menyenangkan masing-masing untuk memanfaatkan waktu di sela-sela kesibukan mereka.

Hal ini juga terlihat dilakukan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin saat menunggu Presiden China Xi Jinping dalam lawatan kenegaraannya ke Beijing pada Minggu (14/5).

Dalam cuplikan rekaman kantor berita Moskow, Sputnik, Putin terlihat mendekati dan memainkan piano yang ada di rumah tamu kenegaraan Diaoyutai seraya menunggu Xi datang menemuinya.
Kunjungan Putin itu dilakukan sehari sebelum forum One Belt One Road atau Jalur Sutera Modern berlangsung.

Dengan setelan jas serba hitam, Putin sempat memainkan dua lagu Rusia berjudul Moskovskie Okna atau Jendela Moskow (Tikhon Krennikov) dan Vechernaya Pesnya atau Lagu Malam (Vasily Volosyov-Sedoy).

Kedua lagu dibuat pada akhir 1950-an. Saat itu Putin masih kecil dan Uni Soviet baru bangkit dari kepergian Joseph Stalin yang meninggal pada 1953.

Penampilan Putin saat itu terlihat santai, menunjukkan sisi lain Putin yang jarang terlihat. Selama ini, pemimpin negara komunis itu dikenal sebagai seorang yang tegas dan otoriter.

Dia telah menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di Rusia sejak 1999 silam.

"Di saat Presiden Putin menunggu pertemuan bilateral dengan Xi Jinping, Presiden mempelajari beberapa makalah. Di sela-sela itu pun presiden sempat bermain piano," tutur juru bicara Kremlin Dmitri Peskov.
Permainan Piano Putin tersebut disebut cukup menyorot perhatian netizen di China. Salah seorang netizen wanita menganggap Putin terlihat tampan dalam video tersebut.

"Presiden Putin telah lama populer di kalangan wanita China. Dia terkenal sebagai simbol kejantanan," tutur netizen tersebut, seperti dilansir New York Times.

Sejumlah pengguna media sosial lain pun turut mendorong agar pemimpin mereka juga turut menampilkan bakat musiknya kepada publik.

SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER