China Tak Mau Gegabah Ambil Tindakan Atas Rudal Korea Utara
CNN Indonesia
Minggu, 14 Mei 2017 14:01 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah China tidak mau gegabah dalam mengambil tindakan atas peluncuran rudal sejauh 700 kilometer (km) oleh militer Korea Utara tadi pagi.
Dikutip dari Reuters, Kementerian Luar Negeri China menyatakan negara Tirai Bambu meminta semua pihak untuk tidak mengambil tindakan apa pun yang bisa meningkatkan ketegangan di semenanjung Korea.
"Resolusi yang dibuat Dewan Keamanan PBB sudah sangat jelas melarang Korea Utara meluncurkan rudal balistik. China mengambil posisi mendukung resolusi tersebut," kata Kementerian Luar Negeri China, dikutip Minggu (14/5).
Pemerintahan Xi Jinping menilai saat ini situasi di Korea sangat rumit dan sensitif. Oleh karena itu semua negara diminta untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang bisa memperparah kondisi tersebut.
Sementara itu, juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan atasannya prihatin dengan langkah Korea Utara meluncurkan rudal balistik tersebut. Putin menyatakan keprihatinannya saat menyambangi China.
Dikutip dari Reuters, Kementerian Luar Negeri China menyatakan negara Tirai Bambu meminta semua pihak untuk tidak mengambil tindakan apa pun yang bisa meningkatkan ketegangan di semenanjung Korea.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan atasannya prihatin dengan langkah Korea Utara meluncurkan rudal balistik tersebut. Putin menyatakan keprihatinannya saat menyambangi China.