"Kami sedang bekerja untuk mengetahui detail utuh dari peristiwa yang sedang ditangani polisi sebagai serangan teror mengerikan," kata May dalam pernyataan yang dikutip AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua orang sumber di pemerintahan Amerika Serikat mengatakan ada sejumlah tanda-tanda awal yang mengarah pada keterlibatan pelaku bom bunuh diri dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, polisi Inggris melakukan peledakan terkendali di dekat lokasi untuk mencegah ledakan susulan.
Diberitakan Reuters, ternyata benda mencurigakan yang diledakan itu hanya baju-baju bekas, bukan bahan peledak seperti yang dicurigai.
Penyanyi Ariana Grande dilaporkan dalam keadaan baik-baik saja menyusul insiden tersebut.
Seorang juru bicara label rekaman Ariana Grande menyatakan sang penyanyi dalam keadaan "oke."