Akun Twitter yang diyakini berafiliasi dengan ISIS berkicau soal perayaan atas insiden Senin malam itu. Beberapa pesan menggambarkan serangan tersebut sebagai aksi balas dendam atas serangan Barat di Irak dan Suriah.
Sejumlah pendukung ISIS lainnya bahkan mendorong serangan serupa untuk diluncurkan di tempat lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pengguna bahkan berharap serangan di Manchester itu didalangi oleh ISIS. Meskipun begitu, kelompok teroris pimpinan Abu Bakr al-Baghdadi itu belum secara formal mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa yang menelan sedikitnya 19 orang tewas dan 50 lainnya luka-luka tersebut.
"Kami berharap pelaku serangan adalah salah satu anggota dari khilafah ISIS," tulisnya melalui jejaring pesan Telegram, seperti dikutip Reuters, Selasa (23/5).
Kepolisian Inggris menangani peristiwa Senin malam ini sebagai "insiden teroris". Perdana Menteri Theresa May mengecam serangan tersebut dan segera menggelar pertemuan darurat membahas insiden itu.
[Gambas:Video CNN]
Pejabat penegak hukum asal AS yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, seorang pria di lokasi kejadian telah diidentifikasi sebagai terduga pelaku bom bunuh diri.
Meski begitu, aparat berwenang belum menjelaskan secara detail penyelidikan awal mereka terkait terduga pelaku serangan.