Menilik Koleksi Bom Mobil Peninggalan ISIS di Mosul

Reuters, CNN Indonesia | Jumat, 14/07/2017 21:43 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Pasukan keamanan Irak menyita sejumlah mobil rakitan yang telah ditanami alat peledak dan digunakan sebagai senjata bom bunuh diri para militan ISIS di Mosul.

Pasukan keamanan Irak menyita sejumlah mobil rakitan yang telah ditanami alat peledak dan digunakan sebagai senjata bom bunuh diri para militan ISIS di Mosul. (REUTERS/Thaier Al-Sudani)
Tank bersenjata ditemukan tersembunyi dalam sebuah truk milik militan ISIS yang disita pasukan keamanan Irak pada Jumat (13/7). Kendaraan ISIS tersebut kini disimpan di Markas Polisi Federal Irak. (REUTERS/Thaier Al-Sudani)
Tank yang tersembunyi dalam truk ini digunakan militan untuk menjatuhkan pesawat guna mengalihkan serangan udara dari pasukan Irak dan koalisi internasional. (REUTERS/Thaier Al-Sudani)
Sementara, bom mobil atau vehicle-borne improvised explosive device (VBIED) merupakan kendaraan rakitan yang ditanami peledak. Umumnya diselubungi logam sehingga tahan peluru. (REUTERS/Thaier Al-Sudani)
Di Mosul, miltan ISIS menggunakan bom mobil untuk mengirimkan peledak dalam jumlah besar sehingga menimbulkan korban dan area kerusakan yang lebih luas. (REUTERS/Thaier Al-Sudani)
Bom mobil ini juga dipandang para militan sebagai senjata paling efektif untuk menahan gempuran pasukan keamanan karena daya ledaknya yang besar.  (REUTERS/Thaier Al-Sudani)
Menilik catatan sejarah, bom mobil pertama kali digunakan pada 1927 di Bath, Inggris, yang membunuh 45 murid sekolah, dan pelaku pengeboman, sementara setengah bangunan sekolah rusak. (REUTERS/Thaier Al-Sudani)
Kini, penggunaan bom mobil menjadi cara umum yang digunakan militan dan pemberontak di Timur Tengah. (REUTERS/Thaier Al-Sudani)
Salah satu insiden terbesar yang melibatkan bom mobil adalah ledakan tahun 1983 di Beirut, Libanon yang menewaskan 241 tentara AS dan 58 tentara Perancis. (REUTERS/Thaier Al-Sudani)
Adapun penggunaan bom mobil terbanyak yang pernah tercatat adalah saat perang sipil Libanon. Sebanyak 3641 bom mobil diledakkan selama perang tersebut (REUTERS/Thaier Al-Sudani)