Tiga Pelaku Teror Burkina Faso Tewas, Sandera Masih Terjebak

Reuters, CNN Indonesia | Senin, 14/08/2017 12:24 WIB
Tiga Pelaku Teror Burkina Faso Tewas, Sandera Masih Terjebak Aparat kepolisian Burkina Faso menewaskan tiga orang pelaku serangan bersenjata yang menewaskan 17 orang di sebuah restoran. (AFP Photo/Ahmed Ouoba)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi telah menewaskan tiga orang pelaku teror yang memakan 17 korban jiwa di sebuah restoran di Burkina Faso. Namun, drama masih terus berlangsung.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi Remi Dandjinou dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah, dikutip Reuters, Senin (14/8). 

Dia mengatakan masih ada sandera yang terjebak dan belum bisa dibebaskan. Selain itu, jumlah korban yang telah diumumkan pemerintah pun masih bisa berubah karena operasi masih terus berjalan.


"Ini adalah serangan teroris," kata Remi. 

Seorang saksi mengatakan suara tembakan bisa terdengar seiring pasukan keamanan dikerahkan ke lokasi.

Salah satu pengunjung restoran menceritakan ia sedang berada di sana untuk merayakan ulang tahun saudaranya.

"Saya langsung berlari tapi saudara saya tertinggal di dalam," ujarnya setelah melarikan diri.
Burkina Faso, seperti negara-negara lain di Afrika Barat, selama ini menjadi sasaran sporadis kelompok jihadis yang beroperasi di penjuru Sahel.

Kebanyakan serangan dilakukan di perbatasan utara dengan Mali, negara yang selama lebih dari satu dekade menjadi incaran militan.

Sebanyak 30 orang tewas ketika kelompok bersenjata menyerang sebuah restoran di Ouagadougou pada Januari 2016 lalu. Serangan itu diklaim oleh kelompok teror al-Qaidah.

Kelompok militan Mali baru yang terafiliasi al-Qaidah mengklaim serangan berdarah di resor ternama di Mali, Juni tahun lalu. Aksi di tempat yang ramai dikunjungi ekspatriat di Bamako itu menewaskan lima orang.

[Gambas:Video CNN] (aal)