"Penjualan ke pasukan keamanan personal Presiden Erdogan tidak seharusnya diterima, mengingat sejarah kekuatan berlebihan mereka," demikian pernyataan senator Patrick Leahy dan Chris Van Hollen, pihak yang mengajukan penangguhan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus menghentikan penjualan senjata ke unit Kepolisian Nasional Turki yang menahan dan menganiaya warga Turki yang secara damai mengkritik pemerintahnya," kata Leahy dan Van Hollen, sebagaimana dikutip AFP.
Sementara itu, proses hukum terkait insiden itu masih terus berlanjut. Hingga kini, aparat masih memburu 15 warga Turki dan dua orang Turki-Kanada, sementara dua orang berkebangsaan Turki-Amerika lainnya ditangkap pada 7 September lalu.
Menanggapi proses penyelidikan ini, Erdogan mengatakan, "contoh memalukan dari sistem peradilan Amerika."