Mahkamah Agung Thailand menjatuhkan putusan tersebut setelah menyatakan Yingluck terbukti bersalah karena lalai menjalankan tugas terkait skema subsidi beras sehingga mengakibatkan kerugian jutaan dolar.
Telah lebih dulu melarikan diri ke luar negeri, Yingluck tidak hadir dalam pembacaan putusan dan tidak bisa dieksekusi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uang jaminan 30 juta baht yang diberikan di awal sidang telah disita.
Kabar keberadaan Yingluck di London disampaikan oleh sumber di partai Pheu Thai kepada CNN, Jumat (29/9).
Menurut sumber tersebut, Yingluck telah meninggalkan Dubai dan menuju London dua pekan lalu.
Kementerian Dalam Negeri Inggris, yang berurusan dengan pengajuan suaka, menyatakan tidak bisa berkomentar terkait kasus-kasus individual.
(aal)