Kepala Layanan Korban FBI, Paul Flood, mengatakan kepada Reuters bahwa barang-barang itu kebanyakan berupa telepon, tas, hingga kursi lipat, yang sudah dikategorikan oleh pihaknya.
Flood mengatakan, barang-barang tersebut tidak bisa dikembalikan dalam waktu singkat, sehingga prosesnya akan dilakukan secara bertahap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada malam harinya, Badan Turis dan Konvensi Las Vegas pun menggelar acara peringatan dengan menyalakan lampu-lampu di sepanjang Las Vegas Strip selama 11 menit, yaitu pukul 10:05 hingga 10:16.
Badan Turis dan Konvensi Las Vegas menyatakan, waktu itu sengaja dipilih karena pada menit itu lah insiden berdarah itu terjadi sepekan sebelumnya.
"Banyak orang merasa hampa. Beberapa orang yang masih emosional juga datang hari ini, mereka yang tidak bisa tidur, yang mengaku tidak bisa berada di tengah kerumunan," ujar juru bicara Palang Merah, Bill Fortune, yang sengaja terbang dari Colorado untuk membantu proses pemulihan.
[Gambas:Video CNN]
Fortune menuturkan, banyak korban selamat yang tidak trauma berada di tengah kerumunan. Kebanyakan dari mereka masih ingat betul berondongan peluru yang ditembakkan oleh sang tersangaka, Stephen Paddock.
Mereka tidak menyangka, kehadiran mereka yang awalnya ingin bersenang-senang menikmati konser di Las Vegas dapat berujung petaka.
Saat mereka sedang menikmati konser, Paddock tiba-tiba memberondong peluru ke arah penonton dari kamar di salah satu hotel di dekat lokasi kejadian.
Dalam waktu 11 menit, setidaknya 59 nyawa melayang dan ratusan orang lainnya terluka dan kini mengalami trauma.