Jokowi-Sekjen PBB Bahas Palestina dan Rohingya di KTT ASEAN

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Selasa, 14/11/2017 13:10 WIB
Jokowi-Sekjen PBB Bahas Palestina dan Rohingya di KTT ASEAN Presiden Joko Widodo di KTT ASEAN, Manila, Filipina, Senin (13/11). (Biro Pers Setpres
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo mengharapkan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dapat mewujudkan impian rakyat Palestina untuk merdeka. Harapan itu disampaikan Jokowi di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) dengan PBB, tapi juga dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres, Senin (13/11).

"Saya paham bahwa kemerdekaan penuh Palestina tidak mudah. Namun, saya berharap di bawah kepimpinan Yang Mulia, isu Palestina dapat mengalami kemajuan yang signifikan," kata Jokowi kepada Sekjen PBB pada KTT ASEAN-PBB ke-9 di Manila, Filipina, pada Senin (13/11).

Menurut pernyataan kantor Sekretariat Presiden yang diterima CNNIndonesia.com, dalam forum itu Jokowi juga mengajak seluruh pemimpin negara ASEAN memperkuat sinergi dan kerja sama dengan PBB.
Presiden RI ke-7 itu menganggap ASEAN dan PBB memiliki cita-cita dan tujuan yang sama, yakni memperkuat integrasi global demi menciptakan perdamaian dunia.


"ASEAN dan PBB memiliki misi dan agenda yang sama. Sinergi kita harus terus diperkuat," kata Jokowi.

Isu kemerdekaan Palestina menjadi salah satu fokus politik luar negeri Indonesia. Jakarta pun terus mendorong penyelesaian konflik Israel dan Palestina secara proaktif dan mendukung  solusi dua negara. Rekonsiliasi Hamas dan Fatah juga disambut baik oleh Indonesia.

Indonesia juga mendukung percepatan pembentukan kerangka konkret implementasi solusi dua negara tersebut dalam konferensi perdamaian Israel-Palestina di Perancis pada Januari lalu.
Di sela sidang Majelis Umum PBB pada September lalu, Indonesia juga menggalang dukungan negara anggota Gerakan Non-Blok (GNB) untuk terus menyerukan penerapan solusi dua negara dalam menyelesaikan masalah pendudukan Israel di Palestina.

Isu kemerdekaan Palestina juga terus digaungkan RI dalam sejumlah pertemuan negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), terutama saat gelaran KTT Luar Biasa pada Maret lalu di Jakarta.

Selain Palestina, Jokowi juga menyatakan pentingnya perhatian dan penyelesaian krisis kemanusiaan di Rakhine, Myanmar, yang telah memicu eksodus ratusan ribu Rohingya ke perbatasan, terutama Bangladesh.
Di sela KTT ASEAN, Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Sekjen PBB Antonio Guterres. Keduanya pun sepakat terus membantu penyelesaian konflik komunal yang telah menewaskan sekitar 1.000 orang, terutama Rohingya, di Rakhine State sejak akhir Agustus lalu itu.

"Jika tidak selesai, maka krisis ini akan berdampak pada stabilitas dan keamanan kawasan. Krisis yang berkelanjutan juga akan melahirkan radikalisme dan bahkan meningkatnya ancaman terorisme," kata Jokowi.

Keduanya juga sepakat mendorong pemulangan pengungsi Rohingya antara Myanmar dan Bangladesh. (nat)