FOTO: Mengintip Yerusalem, Kota yang Diklaim Ibu Kota Israel

Reuters, CNN Indonesia | Rabu, 06/12/2017 13:15 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Meski tidak diakui masyarakat internasional, warga Israel selalu mengklaim Yerusalem sebagai Ibu Kota-nya. Kini, klaim itu akan diamini oleh Presiden Trump.

Presiden Donald Trump dilaporkan akan mengumumkan pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Israel ke Yerusalem, menandakan pengakuan tempat tersebut sebagai ibu kota pemerintahan zionis. (Reuters/Ronen Zvulun)
Undang-undang soal pemindahan kedutaan ini sebenarnya sudah disetujui sejak 1995 lalu, tapi setiap presiden selalu memerintahkan pelaksanaannya ditunda setiap enam bulan karena alasan stabilitas kawasan. (Reuters/Ammar Awad)
Trump melanggar tradisi dengan menyetujui pelaksanaan Undang-Undang tersebut, meski masih akan menundanya untuk enam bulan ke depan. (Reuters/Ronen Zvulun)
Yerusalem adalah kota yang diperebutkan oleh Israel dan Palestina karena alasan historis dan religius. (Reuters/Ammar Awad)
Ibu Kota Israel yang diakui oleh masyarakat internasional saat ini adalah Tel Aviv. Namun, warga negara itu sendiri menganggap Yerusalem sebagai ibu kotanya. (Reuters/Ammar Awad)
Sementara itu, warga Palestina menginginkan Yerusalem sebagai ibu kotanya di masa depan setelah mencapai kemerdekaan dari penjajahan Israel. (Reuters/Ammar Awad)
Kabar mengenai keputusan pemindahan kedubes AS ini telah memicu sejumlah kekhawatiran di berbagai belahan dunia. (Reuters/Ammar Awad)
Sejumlah negara, termasuk Indonesia, melihat langkah yang kemungkinan diambil pemerintahan Trump itu bisa merusak proses perdamaian antara Israel dan Palestina. (Reuters/Ronen Zvulun)
Sejumlah sekutu utama AS seperti Perancis, Arab Saudi, dan Turki juga telah memperingatkan dan mengungkapkan keprihatinan terkait rencana Trump tersebut. (Reuters/Ronen Zvulun)
Namun, niat Trump yang sempat tertunda pada enam bulan lalu kini tampaknya sudah bulat. AS akan mengakui kota ini sebagai Ibu Kota Israel, salah satu sekutunya. (Reuters/Ammar Awad)