Dua Warga Palestina Ditembak Mati Tentara Israel di Gaza

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 08/12/2017 22:15 WIB
Dua Warga Palestina Ditembak Mati Tentara Israel di Gaza Kericuhan ini pecah tak lama setelah Trump mengumumkan pengakuan bahwa Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memerintahkan pemindahan kedutaan besar AS ke kota yang selama ini diperebutkan dengan Palestina tersebut. (Anadolu Agency/Ali Jadallah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua warga Palestina ditembak mati oleh tentara Israel di tengah bentrokan di Jalur Gaza setelah Presiden Donald Trump memutuskan untuk memindahkan kedutaan besar Amerika Serikat ke Yerusalem.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan, kedua warga Palestina itu tewas di dua titik bentrokan berbeda. Satu orang ditembak di dekat perbatasan sebelah utara Gaza, sementara yang lainnya tewas di selatan jalur tersebut.

Hingga kini, kementerian itu baru dapat mengidentifikasi pria yang tewas di selatan Gaza, yaitu Mahmoud al-Masri. Ia tewas saat berunjuk rasa di Khan Yunis.


Pihak tentara Israel juga mengonfirmasi bahwa mereka menembak mati dua orang di sekitar perbatasan karena dianggap sebagai “penyulut utama kekerasan.”
Kericuhan ini pecah tak lama setelah Trump mengumumkan pengakuan bahwa Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memerintahkan pemindahan kedutaan besar AS ke kota yang selama ini diperebutkan dengan Palestina tersebut.

Tak hanya di Jalur Gaza, bentrokan juga pecah di sejumlah lokasi lain di Tepi Barat dan Yerusalem. Setidaknya 250 warga Palestina terluka dalam bentrokan ini, kebanyakan karena tembakan gas air mata aparat Israel.

Secara keseluruhan, lebih dari 3.000 warga Palestina ikut serta dalam gerakan besar-besaran di Tepi Barat, sementara ratusan lainnya menyatukan kekuatan di Jalur Gaza.

Menanggapi situasi genting ini, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan menggelar pertemuan darurat pada Jumat (8/12) waktu setempat. (has/has)