AS Anggap Palestina Tak Mau Diskusi Perdamaian Timur Tengah

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Senin, 11/12/2017 04:58 WIB
AS Anggap Palestina Tak Mau Diskusi Perdamaian Timur Tengah Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Serikat menuduh pemerintah Palestina menjauh dari kesempatan untuk diskusi perdamaian di Timur Tengah dengan menolak bertemu Wakil Presiden Mike Pence di akhir Desember 2017.

Seorang pejabat tinggi di kantor Pence mengonfirmasi bahwa Pence tak akan bertemu siapa pun dari otoritas Palestina yang marah terhadap keputusan AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Pejabat tinggi tersebut juga mengatakan bahwa Pence sudah menanti bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi saat kunjungan ke wilayah tersebut.


"Presiden (Trump) telah meminta Wakil Presiden Pence untuk pergi ke wilayah tersebut untuk menegaskan kembali komitmen kami bekerjasama dengan mitra di seluruh Timur Tengah untuk mengalahkan radikalisme yang mengancam harapan dan impian generasi masa depan," kata Jarrod Agen, wakil kepala staf Pence dalam pernyataan, dikutip dari AFP.

"Wakil presiden sangat berharap bisa melakukan perjalanan ke daerah tersebut untuk bertemu dengan Perdana Menteri Netanyahu dan Presiden al-Sisi."

"Sangat disayangkan bahwa otoritas Palestina berusaha menjauh dari kesempatan untuk membahas masa depan kawasan ini."

Hanya saja Agen mengatakan bahwa Trump tetap tak terpengaruh (dengan reaksi Palestina) untuk mencari jalan damai Israel-Palestina. (chs/chs)