Jaksa menyatakan tiga orang yang diduga terkait dengan upaya pembakaran tersebut ditangkap pada Minggu (10/12).
Perbuatan para tersangka tidak sampai memakan korban dan api dilaporkan tidak sempat mencapai sinagoge maupun bangunan tempat pertemuan yang ada di sampingnya. Sejumlah pemuda Yahudi dilaporkan tengah berkumpul di sana ketika serangan terjadi Sabtu malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat kabat Swedia melaporkan sekitar 200 orang menghadiri demonstrasi tersebut. Mereka disebut meneriakkan slogal-slogal anti-Yahudi, dua hari setelah Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Kongres Yahudi Dunia, yang mewakili masyarakat Yahudi di 100 negara, juga mengecam serangan di sinagoge Swedia ini.
Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk mematahkan kebijakan negaranya selama beberapa dekade terakhir pada pekan lalu dengan mengakui secara resmi Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Langkah tersebut juga disertai pemindahan kedutaan besar Amerika dari Tel Aviv.
Langkah tersebut memicu kemarahan internasional. Selain di wilayah Palestina, sejumlah demonstrasi juga digelar di beberapa negara yang menentang Trump, termasuk di Indonesia.
(aal)
Langkah tersebut memicu kemarahan internasional. Selain di wilayah Palestina, sejumlah demonstrasi juga digelar di beberapa negara yang menentang Trump, termasuk di Indonesia.