Saudi Cegat Rudal Pemberontak Yaman ke Arah Riyadh

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 19/12/2017 21:21 WIB
Saudi Cegat Rudal Pemberontak Yaman ke Arah Riyadh Ilustrasi rudal Iran. (Reuters/Mahmood Hosseini)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arab Saudi menyatakan telah mencegat sebuah peluru kendali yang diluncurkan pemberontak Yaman ke arah Riyadh, Selasa (19/12). Pihak pemberontak menyebut rudal itu mengincar istana Yamamah, kediaman resmi Raja Salman.

Seorang koresponden AFP melaporkan mendengar ledakan besar sekitar 10.50 GMT, beberapa saat sebelum Saudi dijadwalkan mengungkap anggarannya. Acara tersebut biasanya diadakan di istana Yamamah oleh Sang Raja.

"Rudal balistik dicegat di atas Riyadh," kata koalisi pimpinan Saudi yang berperang melawan pemberontak Houthi melalui pernyataan.


Ini adalah kali kedua serangan rudal Houthi mengincar Riyadh dalam dua bulan terakhir.

Mengincar bandara internasional Riyadh pada 4 November, serangan rudal pertama memicu pengetatan blokade Saudi yang telah berlangsung lama di Yaman. Saat ini, negara tersebut sudah berada di ambang bencana kelaparan.
Arab Saudi marah dan menuding Iran, musuh bebuyutannya, memasok rudal kepada para pemberontak. Teheran dengan tegas membantah tudingan tersebut.

Pada Kamis, Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Nikki Haley, memaparkan bukti "tak terbantahkan" yang menunjukkan rudal itu "buatan Iran."

Namun, komentarnya melampaui temuan penyelidikan PBB yang tidak berhasil mencapai kesimpulan pasti soal asal muasal rudal itu dan hanya menyebutnya mempunyai "kesamaan asal-usul" dengan sejumlah desain Iran.

(aal)