Jalur komunikasi langsung Korut dan Korsel terputus selama dua tahun terakhir, di tengah peningkatan ketegangan antara kedua negara. Jalur itu kembali dibuka belum lama ini, setelah Kim Jong-un menawarkan dialog dan mengangkat kemungkinan untuk berpartisipasi di Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang.
“Meski sampai saat ini kita belum tahu apa yang dibahas mereka [Korut-Korsel], tapi dengan adanya komunikasi langsung ini diharapkan ke depannya bisa terbuka untuk dialog damai antara kedua Korea,” ujar juru bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir, di Jakarta, Kamis (4/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Rabu, tepat 15.30 waktu setempat, Korsel menelepon Korut melalui jalur komunikasi yang terletak di Panmujon, daerah perbatasan kedua negara itu. Petugas dari kedua belah pihak akhirnya berbincang selama 20 menit hingga 15.50.
Hingga kini belum ada penjelasan pasti mengenai rincian pembicaraan tersebut. Namun, seorang juru bicara Kementerian Unifikasi Korsel memastikan bahwa isu Olimpiade Musim Dingin tak disinggung.
Sebelumnya, seorang pejabat Korut mengatakan bahwa salah satu alasan pembukaan jalur komunikasi itu adalah untuk membicarakan rencana partisipasi Korut dalam Olimpiade Musim Dingin yang akan digelar pada Februari ini di Korsel.
(aal)