"Tembok adalah Tembok, hal itu tidak akan pernah berubah atau berevolusi dari hari pertama saya memikirkannya," kicau Trump.
Trump mengatakan, pembiayaan pembangunan tembok perbatasan itu ditanggung Meksiko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meksiko sendiri dalam beberapa kesempatan menolak membayar pembangunan tembok perbatasan itu.
Sementara pada bulan Oktober 2017 lalu, Dewan Perwakilan Amerika Serikat menyetujui rancangan anggaran sebesar US$1,6 miliar atau setara Rp21,3 triliun untuk pembangunan tembok di sepanjang perbatasan dengan Meksiko.
Keputusan ini dicapai melalui pemungutan suara di Dewan Perwakilan pada Kamis (27/7) dengan hasil akhir 235-192.
Dengan hasil ini, Dewan Perwakilan menyepakati pendanaan pembangunan tembok tersebut menggunakan uang pajak rakyat, bukan memaksa Meksiko untuk membayarnya, seperti yang selama ini diminta Trump.
Trump sendiri sejak pertama menjabat Presiden AS, bersikeras akan membuat dinding perbatasan. Dia beralasan, tembok dibuat karena tingkat kriminalitas di perbatasan AS-Meksiko sangat tinggi. (osc)