Ditabrak Kereta Saat Video Selfie, Mahasiswa India Selamat
Natalia Santi | CNN Indonesia
Jumat, 26 Jan 2018 04:33 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria India berdiri dekat rel dan mulai merekam video selfie saat sebuah kereta api mendekat. Masinis terus membunyikan klakson agar Shiva Khumar, 25 tahun, menyingkir.
Namun pemuda itu bergeming hingga tertabrak kereta api yang melaju cepat, Minggu (21/1) siang. Shiva dilaporkan menderita luka serius, tapi nyawanya selamat.
Insiden itu terjadi dekat Stasiun Kereta Api Borabanda, Hyderabad, India.
[Gambas:Twitter]
Menurut kabar yang dilansir The Indian Express, Polisi Kereta Api Pemerintah merilis video peristiwa tersebut. Di dalamnya, tampak Shiva melihat ke arah ponselnya dan menunjuk ke arah kereta api yang mendekat.
Meskipun diklakson terus menerus oleh masinis lokomotif, Shiva mengabaikannya dan terus merekam.
"Dia tidak menyadari bahaya yang mengancamnya dan mengabaikan klakson yang dibunyikan masinis yang berusaha memperingatkannya. Kereta api menghantam dia dan melemparkannya. Dia menderita luka serius di tangan kanan, kepala dan dada, tapi telah lolos dari bahaya," kata Dasya Naik, polisi kereta api negara bagian Telangana, seperti dilaporkan The Indian Express.
[Gambas:Video CNN] (nat)
Namun pemuda itu bergeming hingga tertabrak kereta api yang melaju cepat, Minggu (21/1) siang. Shiva dilaporkan menderita luka serius, tapi nyawanya selamat.
Insiden itu terjadi dekat Stasiun Kereta Api Borabanda, Hyderabad, India.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut kabar yang dilansir The Indian Express, Polisi Kereta Api Pemerintah merilis video peristiwa tersebut. Di dalamnya, tampak Shiva melihat ke arah ponselnya dan menunjuk ke arah kereta api yang mendekat.
Meskipun diklakson terus menerus oleh masinis lokomotif, Shiva mengabaikannya dan terus merekam.
"Dia tidak menyadari bahaya yang mengancamnya dan mengabaikan klakson yang dibunyikan masinis yang berusaha memperingatkannya. Kereta api menghantam dia dan melemparkannya. Dia menderita luka serius di tangan kanan, kepala dan dada, tapi telah lolos dari bahaya," kata Dasya Naik, polisi kereta api negara bagian Telangana, seperti dilaporkan The Indian Express.
[Gambas:Video CNN] (nat)