Venezuela Usir Duta Besar Spanyol

Natalia Santi, CNN Indonesia | Jumat, 26/01/2018 13:16 WIB
Venezuela Usir Duta Besar Spanyol Venezuela mengusir Duta Besar Spanyol Jesus Silva Fernandez sebagai balasan atas kecaman Perdana Menteri Mariano Rajoy. ( Miraflores Palace/Handout via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Venezuela mengusir Duta Besar Spanyol Jesus Silva Fernandez sebagai balasan atas pernyataan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy soal sanksi Uni Eropa atas beberapa pejabat Caracas.

"Pemerintah Venezuela telah memutuskan untuk menyatakan Dubes Spanyol, Jesus Silva Fernandez, persona non grata, atas dasar berlanjutnya agresi dan campur tangan berulang kali terhadap urusan domestik kita oleh pemerintah Spanyol," kata Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza lewat akun resmi Twitter-nya, Kamis (25/1).

Dalam dokumen yang ditautkan dalam tweet tersebut, pemerintah Venezuela membantah pernyataan Perdana Menteri Mariano Rajoy dalam sebuah wawancara radio di Madrid sehari sebelumnya. Saat itu, Rajoy menyatakan Uni Eropa telah meyetujui 'sanksi yang sangat pantas' bagi pemerintah Venezuela.


Sebaliknya pada Selasa (23/1), Presiden Venezuela Nicolas Maduro menggambarkan pemerintah Spanyol sebagai 'paling korup dalam sejarah Spanyol'. Maduro juga menyebut pemerintahan PM Rajoy 'rasis' dan 'kolonialis.

Maduro juga menuding Rajoy berkonspirasi dengan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa untuk 'menyerang kedaulatan dan kemerdekaan rakyat Venezuela', sambil menyebut kunjungan PM Rajoy ke Washington September lalu.

Senin (22/1), Uni Eropa mengumumkan sanksi terhadap tujuh pejabat Venezuela atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia dan demokrasi.

Kalangan oposisi Venezuela menuding Maduro menyeret negeri itu dalam rezim kediktatoran. Adapun Maduro merasa dirinya sebagai korban konspirasi sayap kanan pimpinan Amerika Serikat, yang ingin menumpas sosialisme.

Pemerintah Spanyol belum memberikan tanggapan atas pengusiran duta besarnya dari Venezuela.

[Gambas:Video CNN] (nat)