"Pemerintah Venezuela telah memutuskan untuk menyatakan Dubes Spanyol, Jesus Silva Fernandez, persona non grata, atas dasar berlanjutnya agresi dan campur tangan berulang kali terhadap urusan domestik kita oleh pemerintah Spanyol," kata Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza lewat akun resmi Twitter-nya, Kamis (25/1).
Dalam dokumen yang ditautkan dalam tweet tersebut, pemerintah Venezuela membantah pernyataan Perdana Menteri Mariano Rajoy dalam sebuah wawancara radio di Madrid sehari sebelumnya. Saat itu, Rajoy menyatakan Uni Eropa telah meyetujui 'sanksi yang sangat pantas' bagi pemerintah Venezuela.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senin (22/1), Uni Eropa mengumumkan sanksi terhadap tujuh pejabat Venezuela atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia dan demokrasi.
Kalangan oposisi Venezuela menuding Maduro menyeret negeri itu dalam rezim kediktatoran. Adapun Maduro merasa dirinya sebagai korban konspirasi sayap kanan pimpinan Amerika Serikat, yang ingin menumpas sosialisme.
Pemerintah Spanyol belum memberikan tanggapan atas pengusiran duta besarnya dari Venezuela.
[Gambas:Video CNN] (nat)