Segera setelah konvoy kelompok bersenjata tiba sembari mengibarkan bendera Suriah dan mengacungkan senjata, media pemerintah melaporkan bahwa Turki mengincar mereka dengan tembakan artileri.
Konfrontasi ini menghadapkan angkatan bersenjata Turki dan para sekutu pemberontaknya langsung melawan aliansi militer yang mendukung pemerintahan Presiden Bashar al-Assad, memperumit medan tempur barat laut Suriah yang sudah kacau-balau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Televisi Suriah menunjukkan kelompok tentara melintasi titik pengecekan yang dilengkapi tanda pasukan keamanan Kurdi. Sebagian di antara mereka bersorak "satu Suriah, satu Suriah" dan bergerak lebih jauh ke daerah Afrin.
Serangan Ankara yang telah berlangsung selama satu bulan ini bertujuan untuk mengusir kelompok bersenjata YPG Kurdi dari Afrin. Mereka dipandang sebagai ancaman keamanan besar oleh pemerintahan Erdogan.
Kelompok Kurdi tidak menyebut soal kesepakatan yang dikabarkan telah tercapai dengan pemerintahan Assad. Sebelumnya diberitakan bahwa pihak pemerintah sepakat mengirim tentaranya ke Afrin.
(aal)