Tillerson dan Delapan Hari Penuh Gelora di Gedung Putih

LIT, CNN Indonesia | Rabu, 14/03/2018 19:10 WIB
Tillerson dan Delapan Hari Penuh Gelora di Gedung Putih Pengunduran diri penasihat ekonomi Gary Cohn dan pemecatan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson mengapit minggu penuh perubahan besar di Washington. ( Gary Cameron)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengunduran diri penasihat ekonomi Presiden Amerika Serikat Donald Trump,  Gary Cohn dan pemecatan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson mengapit minggu penuh perubahan besar di Washington. Rentetan kejadian ini dapat disebut sebagai delapan hari yang mengguncang Amerika Serikat.

Inilah daftar beberapa peristiwa penting yang dimulai dengan pengunduran diri tiba-tiba Cohn pada Selasa malam (6/3) hingga pemecatan Rex Tillerson seminggu kemudian seperti yang dilansir CNBC, Rabu (14/3).

Pada 6 Maret pagi, Trump mencela laporan kekacauan dalam Gedung Putih sebagai "Berita Palsu". Tetapi dia kemudian melanjutkan pernyataan ini dengan mengatakan, "Saya masih ingin mengganti beberapa orang (selalu mencari kesempurnaan)."


Perubahan benar-benar datang dalam beberapa jam setelahnya. Malam itu, penasihat ekonomi yang mendukung perdagangan bebas, Gary Cohn, mengundurkan diri. Ini terjadi lima hari setelah Cohn kalah melawan tarif 25 persen untuk baja dan pungutan 10 persen untuk alumunium impor.

Juga pada 6 Maret, penasihat Trump Kellyanne Conway dituduh penyelidik federal melanggar Undang-Undang Hatch dengan membuat pernyataan politik yang mendukung Roy Moore dari Partai Republik di kampanye Senat AS di Alabama.

Pada hari yang sama, bintang porno Stormy Daniels mengajukan tuntutan hukum terhadap Trump, mengatakan bahwa perjanjian yang membungkamnya tidak sah tanpa ditandatangani oleh Trump.

Pada 8 Maret, dalam pertemuan kabinet yang disiarkan televisi, Trump menyatakan pemerintahannya sedang dalam tahap akhir pembuatan peraturan untuk melarang bump stocks. Bump stocks adalah alat yang dapat membuat senapan semi-otomatis bekerja layaknya senjata otomatis.


"Bump stocks akan hilang," katanya setelah pembantaian 17 Februari yang menewaskan 17 orang di SMA Marjory Stoneman Doughlas di Parkland, Florida.

Juga pada 8 Maret, Trump dengan tergesa-gesa menyetujui pertemuan dengan Kim Jong Un dalam upaya menurunkan ketegangan terkait uji coba senjata nuklir dan rudal Korea Utara. Tillerson tengah berada di Afrika saat Trump membuat keputusan ini.

Pada 10 Maret, juru bicara mengatakan bahwa Tillerson merasa tidak enak badan di Kenya lalu membatalkan acara-acara di negara Afrika timur.

Juga pada 10 Maret, pada sebuah kampanye kandidat kongres Partai Republik Rick Saccone, Trump menyebut Perwakilan Demokrat Maxine Water ber-"IQ rendah" dan memanggil Chuck Todd, pembawa acara NBC "Meet the Press" dengan sebutan "son of a bitch."

Pada 12 Maret, dua minggu setelah menegur anggota sesama Partai Republik sebagai "takut pada NRA," Trump mengatakan "tidak banyak dukungan politik (jika dikatakan dengan ringan)" untuk menaikkan usia minimum pembeli senjata menjadi 21.

Juga pada 12 Maret, Komite Intelijen Gedung Putih yang dipimpin Partai Republik mengakhiri penyelidikan atas keterlibatan Rusia dalam pemilihan presiden 2016. Mereka mengatakan, "tidak ada bukti adanya kolusi, koordinasi, atau persekongkolan" antara kampanye Trump dan Rusia.
Perkembangan lain pada 12 Maret, asisten pribadi Trump, John McEntee dipecat dan dikawal keluar Gedung Putih di tengah penyelidikan Dinas Rahasia atas dugaan kejahatan finansial, tulis The Wall Street Journal sehari setelahnya, Selasa (13/3).

Mengutip orang-orang terdekat McEntee, dinyatakan bahwa kasus tersebut terkait perjudian online dan pajak. Setelah dipecat, McEntee bergabung sebagai penasihat senior dalam kampanye pemilihan kembali Trump.

Pada 12-13 Maret, Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan "sangat mungkin" Moskow bertanggung jawab atas mantan intelijen Rusia Sergei Skripal dan putrinya yang diracun di Salisbury, Inggris.

Trump pada awalnya diam saja meski juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders mengatakan kepada wartawan: "Saat ini, kami berdiri dengan sekutu kami Inggris. Saya pikir mereka masih mengerjakan beberapa detil tentang hal tersebut. Dan kami akan terus bekerja dengan Inggris, dan kami pasti bersama mereka selama proses ini."



Tepat sebelum dipecat, Tillerson mengatakan meski tidak tahu apakah Moskow mengetahui serangan tersebut, pasti "itu berasal dari Rusia." Pada tanggal 13 Maret, Gedung Putih mengatakan bahwa Trump setuju dengan May bahwa Rusia "harus memberikan jawaban yang tidak ambigu" tentang bahan kimia yang digunakan untuk meracun Skripal dan putrinya.

Pada 13 Maret: Trump memecat Tillerson dan menunjuk Direktur CIA Mike Pompeo sebagai penggantinya. Serta sekretaris Direktur Negara Bagian dan Deputi CIA Gina Haspel ditunjuk sebagai ketua wanita pertama untuk agen mata-mata tersebut.

Pada 13 Maret: Penduduk melakukan pemilihan khusus yang dilihat secara luas sebagai referendum Trump. Jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan bahwa para pemilih condong ke arah Conor Lamb dari Partai Demokrat dibandingkan dengan Rick Saccone dari Partai Republik, yang didukung oleh Trump. (nat)