"Di bawah Konvensi Wina, Inggris akan mengusir 23 diplomat Rusia yang teridentifikasi sebagai pejabat intelijen tak resmi," kata May di hadapan Parlemen, dikutip Reuters pada Rabu (14/3). "Mereka punya waktu satu minggu untuk pergi."
May mengatakan pengusiran paling besar dari London dalam 30 tahun terakhir ini akan mengurangi kapabilitas intelijen Rusia di Inggris untuk beberapa tahun ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
May mengatakan pihaknya sudah menyimpulkan Rusia bertanggung jawab atas percobaan pembunuhan terhadap Sergei Skripal dan putrinya.
Skripal dan Yulia ditemukan tak sadarkan diri di sebuah bangku umum di luar pusat perbelanjaan di Salisbury. Sejak saat itu mereka dirawat di rumah sakit dalam keadaan kritis.
"Tidak ada kesimpulan alternatif, selain bahwa Rusia bertanggung jawab atas percobaan pembunuhan atas Skripal dan putrinya, dan mengancam nyawa warga Inggris lain di Salisbury.
Kasus ini telah menjadi perhatian Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO, yang ikut meminta Rusia memberikan "penjelasan utuh" soal racun saraf era Soviet dalam serangan terhadap Skripal.
Sergei Skripal ditemukan tidak sadarkan diri di sebuah bangku umum di Salisbury. (Kommersant/Yuri Senatorov via Reuters) |
"Sekutu mengungkapkan solidaritas dengan Inggris, menawarkan dukungan dalam investigasi yang berjalan dan meminta Rusia memberikan penjelasan utuh dan penuh atas program Novichok kepada Organisasi Pelarangan Senjata Kimia."
Perdana Menteri Inggris Theresa May memberi Rusia waktu hingga Selasa tengah malam untuk menjelaskan bagaimana Novichok, racun saraf yang dikembangkan militer Soviet di tahun 1970 dan 1980an, bisa digunakan di Inggris.
Lokasi serangan racun di Salisbury. (REUTERS/Toby Melville) |
"Rusia tidak akan menanggapi ultimatum London sampai menerima sampel zat kimia yang digunakan," kata juru bicara Kedubes Rusia kepada Reuters. Rusia juga meminta masyarakat internasional memenuhi kewajiban untuk menggelar penyelidikan gabungan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris menolak untuk mengomentari pernyataan tersebut.
(aal)
Sergei Skripal ditemukan tidak sadarkan diri di sebuah bangku umum di Salisbury. (Kommersant/Yuri Senatorov via Reuters)
Lokasi serangan racun di Salisbury. (REUTERS/Toby Melville)