Juru bicara Kemlu Swedia mengatakan bahwa Ri berkunjung ke ibu kota untuk membahas situasi keamanan di Semenanjung Korea dan perwakilan diplomatik Swedia untuk Amerika Serikat di Korut.
Meski begitu, dia tak menyebut wacana pertemuan Kim dan Trump akan dibahas dalam kunjungan Ri tersebut atau tidak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam skala internasional, Swedia selama ini dikenal sebagai mediator yang netral. Swedia juga merangkap sebagai perwakilan diplomatik AS yang tidak memiliki kedutaan di Pyongyang.
Menanggapi hal tersebut, Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven mengatakan negaranya siap menjadi fasilitator pertemuan, hingga jembatan bagi kedua negara yang saling bermusuhan itu.
"Jika negara-negara utama yang terkait menginginkan Swedia ikut berperan menjadi fasilitator atau penghubung, kami siap untuk melakukannya," kata Lofven kepada kantor berita TT seperti dikutip Reuters.
"Tapi tetap, negara-negara utama yang terkait yang harus memutuskan peran seperti apa yang harus dilakukan Swedia," katanya.
"Kami tidak memiliki informasi apakah pertemuan itu terkait AS, Korut, dan pihak ketiga [Swedia]. Kami tidak mengirim perwakilan apa pun dalam pertemuan itu," kata Nauert.
Hingga kini, Korut belum juga memberi tanggapan secara resmi terkait rencana pertemuan Kim dan Trump. Selama ini, AS hanya menerima undangan dari Kim Jong-un yang disampaikan melalui delegasi Korea Selatan.
Nauert mengatakan Washington tetap akan mempersiapkan pertemuan bersejarah itu dengan itikad baik dan berharap dapat mendengar langsung tanggapan Korut. (has)