Trump Copot Penasihat Keamanan, Ganti dengan Analis Fox News

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Jumat, 23/03/2018 10:04 WIB
Trump Copot Penasihat Keamanan, Ganti dengan Analis Fox News Donald Trump mencopot H.R. McMaster dari jabatan Penasihat Keamanan Nasional dan menggantinya dengan pengamat politik Fox News, John Bolton. (Reuters/Jonathan Ernst)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencopot H.R. McMaster dari jabatan Penasihat Keamanan Nasional dan menggantinya dengan pengamat politik Fox News, John Bolton.

"Saya senang mengumumkan bahwa per 8 April @AmbJohnBolton akan menjadi penasihat Keamanan Nasional saya. Saya sangat berterima kasih kepada Jenderal H.R McMaster yang telah melaksanakan tugas yang sangat luar biasa dan akan selalu menjadi teman saya. Akan ada serah terima jabatan resmi pada 19 April," kicau Trump.




Pencopotan McMaster berselang dua pekan setelah Trump memecat Rex Tillerson sebagai menteri luar negeri. Meski begitu, Gedung Putih mengatakan tidak ada insiden tertentu yang melatarbelakangi pemecatan McMaster.

"Keduanya [Trump dan McMaster] telah mendiskusikan ini sebelumnya. Waktu pencopotan dipercepat karena mereka merasa penting untuk memiliki tim baru. Ini tak menyangkut insiden tertentu tapi murni hasil dari percakapan keduanya," kata seorang pejabat Gedung Putih.

Sementara itu, McMaster mengatakan bahwa dirinya yang memutuskan dan meminta untuk pensiun setelah 34 tahun melayani negara di militer.

"Setelah 34 tahun melayani negara, saya memutuskan untuk pensiun dari militer musim panas ini dan setelahnya saya juga akan meninggalkan jabatan saya sebagai pejabat publik. Adalah hak istimewa terbesar saya untuk melayani bangsa bersama pejabat publik lainnya yang luar biasa sepanjang karier saya," ujar McMaster.
Berbeda dengan Tillerson, melalui pernyataannya, McMaster mengungkapkan rasa terima kasih kepada Trump yang telah memberinya kesempatan mengemban tugas sebagai penasihat keamanan nasional.

"Saya juga berterima kasih kepada Presiden Trump atas kesempatan yang diberikan untuk melayani dia dan negara sebagai penasihat keamanan nasional. Saya bersyukur atas persahabatan dan dukungan dari Dewan keamanan Nasional yang sudah bekerja sama memberikan yang terbaik dan memajukan kepentingan nasional," katanya.

Di sisi lain, seorang sumber yang dekat dengan negosiasi perombakan kabinet Gedung Putih menyebut Trump dan Bolton telah mendiskusikan strategi mengganti McMaster. 

"Bolton berjanji kepada Trump tidak akan memulai perang jika dirinya terpilih," ucap sumber itu, sebagaimana dikutip CNN.
Namun, sesaat setelah kabar pencopotan McMaster beredar, Bolton mengaku dirinya tidak menyangka keputusan pencopotan McMaster akan diumumkan Trump pada Kamis sore, tak lama setelah dirinya ditawari jabatan itu.

Dia mengatakan akan menjalani masa transisi sebelum mengambil alih pekerjaan McMaster secara penuh pada 9 April. (has)