Trump dikritik oleh para politikus Demokrat dan bahkan dari partainya sendiri, Republik. Selain memberi selamat atas terpilih kembalinya Putin, Trump juga menyatakan kedua pemimpin negara berencana bertemu "tak akan lama lagi."
The Washington Post, sebagaimana dikutip Reuters pada Kamis (22/3), melaporkan bahwa Trump sudah diperingatkan agar tidak memberi selamat kepada Putin. Gedung Putih menyatakan siapapun yang membocorkan surat berisi peringatan itu bisa dipecat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka bisa bantu menyelesaikan masalah dengan Korea Utara, Suriah, Ukraina, ISIS, Iran dan bahkan lomba senjata yang akan datang," kata Trump.
Ucapan selamat Trump buat Putin dilontarkan beberapa saat setelah ia bersama Inggris menuding Rusia terlibat dalam serangan racun saraf terhadap seorang mata-mata Kremlin di Inggris, belum lama ini.
Tawaran Trump kepada Putin juga dikritik kerasa oleh pihak yang meyakini pemilu Rusia akhir pekan kemarin telah dicurangi.
(aal)