"Ini adalah bentuk pamer kekuatan. Sulit dipercaya ini terjadi sangat dekat dengan negara kami," ujar Perdana Menteri Latvia, Maris Kucinskis, kepada Reuters.
Sejumlah pejabat Latvia kemudian mengatakan bahwa uji coba itu dilakukan di dalam zona ekonomi eksklusif negaranya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uji coba rudal ini adalah bagian dari latihan perang Rusia yang sudah digelar sejak September lalu, mulai dari Baltik hingga Laut Hitam.
Rangkaian latihan ini meresahkan negara Barat yang menganggap Rusia tak transparan terkait skala dan jangkauan dari program tersebut.
Lihat juga:Rusia Klaim Berhasil Uji Rudal Hipersonik |
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, mengatakan bahwa aliansi tersebut akan memantau uji coba ini dengan ketat, tapi tetap mengakui hak setiap negara untuk melakukan latihan militer.
"Kami tetap waspada dan meningkatkan kesiagaan pasukan kami, terutama di kawasan Baltik," ucap Stoltenberg.
Menanggapi pernyataan ini, Moskow menuding NATO ingin menggaungkan propaganda anti-Rusia. (has)