Pejabat polisi setempat, Ataullah Shah, mengatakan para jemaat sedang dalam perjalanan pulang di Quetta, ibu kota provinsi Baluchistan, ketika dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor mulai melepas tembakan ke arah mereka.
Diberitakan Reuters pada Senin, delapan orang menderita luka-luka dibawa ke rumah sakit sementara dua lainnya dinyatakan tewas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baluchistan, wilayah yang berbatasan dengan Iran dan Afghanistan, dinodai kekerasan kelompok Islamis yang terkait dengan Taliban, al-Qaidah dan ISIS. Daerah itu juga dirundung pemberontak etnis Baloch yang memerangi pemerintah pusat.
ISIS dalam beberapa tahun terakhir membuat cabang di Pakistan dan Afghanistan dengan merekrut anggota kelompok bersenjata yang sudah mapan. Para pengikutnya mengklaim sebagian serangan paling mematikan di Pakistan, baru-baru ini.
Bulan ini, empat orang anggota keluarga Kristen ditembak mati di Quetta, sehari setelah Paskah. Menurut polisi, aksi itu merupakan "serangan terarah."
Koloseum kuno Roma disinari warna merah untuk semalam pada Februari lalu, sebagai bentuk solidaritas bagi umat Kristen yang diperskusi, terutama Asia Bibi, perempuan Katolik yang menanti hukuman mati sejak 2010 karena diduga menghina Islam.
(aal)