Belum diketahui apa agenda pemanggilan ketiga duta besar negara-negara tersebut. Amerika Serikat, Inggris, Perancis adalah tiga negara yang menyerang Suriah atas tuduhan penggunaan senjata kimia.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Berthonnet datang sekitar pukul 10.15 disusul oleh Malik. Sementara Donovan datang sekitar pukul 10.20 mengenakan jas serba hitam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"[pertemuan ini] Courtesy call. Seperti biasa para dubes datang untuk lakukan courtesy bahas berbagai isu seperti kelapa sawit dan lainnya," kata Arrmanatha saat dimintai konfirmasi melalui pesan singkat.
Arrmanatha tidak menjelaskan rincian lebih lanjut apakah pertemuan Retno dan ketiga dubes itu akan turut membahas situasi terkini di Suriah.
Ketiga negara itu belakangan meluncurkan serangan udara gabungan ke sejumlah situs militer dan senjata Suriah pada akhir pekan lalu sebagai respons terhadap dugaan penggunaan senjata kimia oleh pasukan Presiden Bashar Al-Assad di Douma, Ghouta Timur.
Pemerintah berharap Trump tak menyerang Suriah karena kekhawatiran akan keselamatan warga negara Indonesia di negara Timur Tengah itu.
"Tentu pemerintah RI berharap AS tidak akan benar-benar melakukan serangan tersebut," kata Direktur Amerika I Kemlu RI Zelda Wulan Kartika di kantornya, Jakarta, Jumat (13/4).
Ancaman "Trump yang menjanjikan adanya serangan di Suriah itu sangat menjadi perhatian pemerintah RI karena terkait dengan keselamatan WNI juga," kata Zelda.
Selain dubes AS, Perancis, dan Inggris, sejumlah mobil korps diplomatik seperti mobil dubes Uni Eropa, Jerman, dan Spanyol juga terlihat parkir di Gedung Kemlu RI, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat.
(nat)