Trump Puji Kim Jong-un Sangat Terbuka dan Terhormat

Reuters, CNN Indonesia | Rabu, 25/04/2018 06:43 WIB
Trump Puji Kim Jong-un Sangat Terbuka dan Terhormat Menyambut rencana pertemuan dengan Kim Jong-un, Donald Trump menyebut pemimpin tertinggi Korea Utara itu sangat terbuka dan terhormat. (Reuters/Win McNamee/Pool)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menyambut rencana pertemuan dengan Kim Jong-un, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut pemimpin tertinggi Korea Utara itu sangat terbuka dan terhormat.

"Kami terlibat dalam diskusi yang sangat baik. Kim Jong-un, dia sangat terbuka dan saya pikir sangat terhormat dari semua yang kami lihat," ujar Trump sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (24/4).

Trump mengatakan bahwa pertemuannya dengan Kim nanti dapat berbuah positif. Namun, ia tetap menegaskan desakan AS agar Korut benar-benar melakukan denuklirisasi.
Ketika ditanya maksud desakan itu, Trump berkata, "Berarti hentikan semua nuklir. Sangat sederhana. Sangat mudah bagi saya untuk melakukan kesepakatan sederhana dan menyatakan kemenangan. Saya tidak mau seperti itu. Saya mau mereka menghentikan nuklir mereka."


Ia bertekad tidak akan mengulangi kesalahan pemerintahan AS sebelumnya, seperti mencabut sanksi terlalu cepat dalam mencapai kesepakatan dengan Korut.

"Kampanye tekanan maksimal akan terus berlanjut. Hasil akhirnya, kita akan lihat. Mungkin hal baik akan terjadi, atau bisa juga kita menghabiskan banyak waktu, tapi semoga semua bisa baik untuk semua pihak terkait," ucap Trump.
Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, yang akan bertemu dengan Kim pada Jumat (27/4) ini, mengatakan bahwa Korut sudah menyatakan komitmen denuklirisasi penuh di Semenanjunt Korea.

Pyongyang pun sudah menyatakan bakal menghentikan sementara uji coba nuklir dan rudal mereka.

Namun, sejumlah ahli ragu Kim mau benar-benar menghentikan program senjatanya yang sangat penting bagi keberlangsungan dinasti keluarga penguasa Korut.
Trump pun dihujani kritik karena sebagai pemimpin AS dianggap terlalu mudah langsung menyetujui rencana pertemuan dengan Kim. Meski demikian, Trump selalu menegaskan bahwa dia tidak memberikan kelonggaran bagi Korut.

"Meski sejumlah media mengatakan saya membuat kelonggaran. Saya bahkan tidak pernah membahas kelonggaran, selain fakta bahwa pertemuan adalah gagasan yang bagus," katanya. (has/has)