Ma Xiaoguang, juru bicara Kantor Urusan Taiwan Pemerintah China, mengatakan Angkatan Bersenjata Pembebasan Rakyat telah mengirim pesan dengan "sangat jelas."
"Kami punya tekad bulat, keyakinan penuh dan kemampuan cukup untuk menggagalkan rencana kemerdekaan separatis Taiwan apapun dan bergerak untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorial negara," kata Ma, dikutip Reuters, Rabu (25/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ditekan China, Taiwan Latihan Tangkal Invasi |
Pernyataan itu dilontarkan setelah Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan akan menyimulasikan penangkalan pasukan invasi, perbaikan landasan udara besar darurat dan penggunaan pesawat nirawak sipil sebagai bagian dari kegiatan militer, mulai pekan depan.
Dalam setahun terakhir, China telah meningkatkan latihan militernya di sekitar Taiwan, termasuk menerbangkan pengebom dan pesawat militer lain di sekitar negara demokratis itu. Pekan lalu, China berlatih di Selat Taiwan.
China mengklaim Taiwan sebagai wilayah sakral, dan sikap permusuhannya kepada pulau itu meningkat sejak Tsai Ing-wen dari partai pro-kemerdekaan terpilih sebagai presiden pada 2016 lalu.
(aal)