Media yang dikelola pemerintah itu tak menyebut siapa yang jadi pelaku serangan.
"Sebuah serangan baru dengan rudal mengincar situs militer di Provinsi Hama dan Aleppo yang masing-masing terletak di pusat dan utara Suriah," bunyi laporan SANA mengutip sumber militer, Senin (30/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan terjadi di saat situasi di negara Timur Tengah itu kembali menegang. Pada 9 April lalu, Damaskus dan sekutunya, Iran, menuding Israel meluncurkan serangan mematikan terhadap sebuah pangkalan militer di pusat Suriah.
Tak lama dari situ, pada 14 April lalu Amerika Serikat, Perancis, dan Inggris juga meluncurkan serangan gabungan ke sejumlah pangkalan militer Suriah.
Serangan itu dilakukan Washington dan sekutunya menanggapi dugaan serangan senjata kimia yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Bashar Al-Assad hingga mengenai warga sipil di Douma, Ghouta Timur.
Assad membantah tudingan penggunaan senjata kimia itu dan menganggap serangan AS bersama dua sekutunya itu sebagai bentuk agresi militer.
(aal)