Jet Tempur Sukhoi Rusia Jatuh di Suriah, Dua Tewas

Rinaldy Sofwan, CNN Indonesia | Kamis, 03/05/2018 23:40 WIB
Jet Tempur Sukhoi Rusia Jatuh di Suriah, Dua Tewas Ilustrasi jet tempur Sukhoi Su-30 buatan Rusia yang jatuh di pangkalan udara Suriah. (REUTERS/Russian Ministry of Defence/Vadim Grishankin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah jet tempur multifungsi Rusia jatuh di Suriah pada Kamis (3/5) pagi, tak lama setelah lepas landas. Pihak militer menyatakan dua awak pesawat itu meninggal dalam kecelakaan.

Jet tempur Sukhoi Su-30SM jatuh setelah lepas landas dari pangkalan udara Hmeymim di Provinsi Latakia. Sejumlah kantor berita Rusia yang dikutip Reuters melaporkan Kementerian Pertahanan menyatakan kedua awak mencoba menyelamatkan pesawat hingga detik-detik terakhir.

"Menurut informasi awal, alasan kecelakaan penerbangan ini bisa jadi karena ada burung yang masuk ke dalam mesin," kata Kemhan Rusia dalam laporan RIA. Menurut kementerian, pesawat itu tidak terkena proyektil apapun.


Jet itu adalah satu di antara pesawat tercanggih Rusia yang pertama kali diterbangkan pada 2012 lalu. Di Suriah, pesawat itu digunakan untuk meluncurkan peluru kendali ke arah pemberontak dan mengawal jet serbu serta pengebom strategis.
Dikutip AFP, sejumlah kantor berita juga melaporkan pesawat itu jatuh "saat menambah ketinggian usai lepas landas dari pangkalan udara Hmeymim."

"Jet tempur Rusia Su-30 SM jatuh ke Laut Mediterania. Kedua pilot, yang berjuang hingga menit terakhir untuk menyelamatkan pesawat, meninggal dunia."

Insiden ini membuat korban jiwa pihak militer Rusia di Suriah bertambah menjadi 86 orang.

Kehilangan personel yang dikonfirmasi secara resmi terakhir kali terjadi ketika pesawat pengangkut negara tersebut jatuh jelang pendaratan di pangkalan udara yang sama, Maret lalu.
Insiden itu menewaskan 39 orang yang ada di pesawat.

Namun, warga Rusia kerap dilaporkan bertugas di Suriah sebagai tentara bayaran. Mereka diduga menjalankan sejumlah misi berbahaya yang kerap memakan banyak korban jiwa.

(aal)