Dalam rilisnya Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan bahwa rakyat Malaysia dari semua partai, negara bagian dan seluruh latar belakang terlibat dalam proses pemilu dalam jumlah besar, secara damai dan antusiasme yang tinggi.
Lihat juga:Mahathir Mohamad Terpilih Jadi PM Malaysia |
"Kami sangat berharap semua lembaga akan menjalankan fungsi dan tugas mereka untuk menghasilkan dan menerapkan hasil resmi sesuai dengan konstitusi federal dan kehendak rakyat Malaysia," kata Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat dalam rilisnya, Kamis (10/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Mahathir pernah memimpin Malaysia selama 22 tahun, kemenangan oposisi baru terjadi pertama kalinya dalam sejarah negeri itu sejak merdeka 60 tahun lalu. (nat)