Israel Serang Suriah Setelah Diserang Iran

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 10/05/2018 12:41 WIB
Israel Serang Suriah Setelah Diserang Iran Iran menggempur Suriah dengan rudal setelah pasukan Iran menyerang Datarang Tinggi Golan. (Ilustrasi/Reuters/Omar Sanadiki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Israel mengatakan bahwa pasukan Iran di Suriah menembaki pos penjagaan negara itu dan menyebabkan Israel melakukan serangan udara besar-besaran ke Suriah.

Serangan ke Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel ini merupakan aksi serangan pertama Iran ke Israel dari Suriah.

Militer Iran dikerahkan di Suriah bersama dengan milisi Shiah untuk membantu Presiden Bashar al-Assad dalam perang saudara di negara itu.


Media pemerintah Suriah mengatakan puluhan rudal Israel ditembakkan ke stasiun radar, lokasi pertahanan udara Suriah dan gudang amunisi.

Aksi ini meningkatkan risiko perluasan konflik yang melibatkan Iran dan sekutu-sekutu regionalnya.

Juru bicara militer Israel mengatakan serangan Iran dengan sekitar 20 roket dilakukan oleh Pasukan Quds, perpanjangan tangan dari Penjaga Revolusi Iran.

Jonathan Conricus, jubir militer Israel, mengatakan bahwa Israel berhasil menghadang "sejumlah" roket dan tidak ada laporan korban yang jatuh sementara kerusakan yang terjadi hanya "kecil".

Serangan terjadi sekitar pukul 12.10 Rabu (9/5). "Kami telah membalas tetapi saya tidak akan menjelaskan rinciannya." kata Conricus.

Ketegangan antar Israel dan Iran sudah melebar ke Suriah.

Iran bertekad melakukan balasan setelah serangan udara Israel di satu pangkalan udara Suriah bulan lalu menewaskan tujuh personel militernya.

Israel menganggap Iran sebagai ancaman terbesar dan berulang kali menyerang pasukan Iran dan sekutu milisinya di Suriah.

Media pemerintah Suriah melaporkan serangan Israel itu mensasar kota Baath di Quneitra, dekat perbatasan. Gelombang serangan pun menyusul dan rudal Israel dilaporkan berhasil dihadang di Damaskus, Homs dan Sueida.

"Pertahanan udara berhasil menghadang puluhan roket Israel dan beberapa lolos untuk mencapai target dan menghancurkan satu radar," tulis kantor berita pemerintah Suriah SANA yang mengutip sumber militer.

Sementara itu juru bicara militer Israel menolak menjawab pertanyaan serangan Israel ke dekat Damaskus atau berhasil menghancurkan komunikasi di sana.
(yns/yns)