Menteri Senior Singapura Bandingkan Mahathir-Lee Kuan Yew

Natalia Santi, CNN Indonesia | Jumat, 11/05/2018 11:41 WIB
Menteri Senior Singapura Bandingkan Mahathir-Lee Kuan Yew Mahathir Mohamad kembali dilantik menjadi perdana menteri Malaysia. (REUTERS/Lai Seng Sin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri senior Singapura Goh Chok Tong menyampaikan ucapan selamat kepada Perdana Menteri Mahathir Mohamad lewat akun Facebook-nya, Kamis (10/5). Mantan Perdana Menteri Singapura berusia 76 tahun, yang laman Facebook-nya berakun 'MParader' atau singkatan dari 'Marine Parader' divisi yang dia pimpin di Parlemen, membandingkan Mahathir dengan mendiang PM Singapura, Lee Kuan Yew.

"Menyaksikan Mahathir bertarung di Pemilu Malaysia ke-14, mengingatkan saya pada Lee Kuan Yew, yang pernah menyatakan, 'bahkan jika saya terbaring sakit di tempat tidur, bahkan jika Anda akan menurunkan jasad saya ke kuburan, dan saya merasa ada sesuatu yang saya, saya akan bangkit.'" tulis Goh Chok Tong lewat akun Facebook-nya seperti dilansir situs berita Inggris The Independent, Jumat (11/5).

Pernyataan mendiang Lee yang disampaikan dalam pidatonya pada kampanye nasional Singapura 1988 selalu dikenang. Pula saat Lee bersiap menyerahkan kekuasaan kepada Goh.


"Salut pada Mahathir atas kemauan dan energi yang dengan gigih untuk meluruskan apa yang dia anggap salah dengan negerinya. Dia dan mitra koalisinya mencetak kemenangan yang menakjubkan. Selamat atas kesuksesan mereka, dan kepada Mahathir yang menjadi Perdana Menteri Malaysia untuk kedua kalinya," tulis Goh, PM kedua di Singapura setelah Lee Kuan Yew.

Mahathir dilantik menjadi perdana menteri Malaysia, Kamis (10/5), setelah Pakatan Harapan koalisi yang dia pimpin memenangkan pemilihan umum (pemilu) Malaysia, mengalahkan koalisi yang selama ini berkuasa, Barisan Nasional pimpinan Najib Razak.

Dalam postingannya tersebut, Goh juga merujuk masa-masa dia menjadi perdana menteri Singapura, kala itu Mahathir juga menjadi PM Malaysia. Mereka saling bersitegang soal harga air, antara tahun 1998-2003.

"Apa pun yang terjadi di salah satu sisi Causeway (jalan raya yang menghubungkan Johor, Malaysia dengan Singapura sepanjang 1.056 meter) mempengaruhi yang lain. Ini adalah momen bersejarah dan belum pernah terjadi sebelumnya bagi tetangga terdekat kita. Kami mengharapkan kesuksesan dan kebaikan mereka, serta menawarkan kelanjutan persahabatan dan kerja sama kepada Mahathir dan pemerintahan barunya," tulis Goh.

Postingan Goh tersebut langsung menuai respons dari para netizen. Ada yang menyatakan Goh juga harus mengajari generasi muda di Kabinet Singapura, seperti Mahathir. Ada juga yang mengingatkan bahwa selama 14 tahun menjadi perdana menteri Singapura, hubungan Goh dengan Mahathir sangat dinamis.


(nat)