Kini, keduanya tengah berada di Singapura untuk menggelar pertemuan bersejarah yang akan digelar pada Selasa (12/6). Belum pernah ada pemimpin aktif kedua negara yang bertatap muka hingga detik ini.
Menurut surat kabar Korea Selatan, Joongang Ilbo, mengutip seorang sumber di Singapura, pertemuan kedua di Pyongyang bakal berfokus pada penajaman poin denuklirisasi yang bakal dibahas Trump dan Kim pada Selasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya ... jika itu berjalan lancar, saya rasa itu bisa terjadi," kata Trump kepada wartawan, pekan lalu, saat menjamu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.
[Gambas:Video CNN]
Trump juga mengatakan bisa memikirkan normalisasi hubungan kedua negara jika kesepakatan tercapai dengan Kim.
"Normalisasi hubungan adalah sesuatu yang akan saya lakukan setelah semuanya selesai," kata Trump. "Kami tentu mengharapkan normalisasi."
Di saat yang sama, Korea Selatan tengah dipimpin Presiden Moon Jae-in yang lebih mengedepankan pendekatan lunak terhadap negara tetangganya yang secara resmi masih berstatus musuh perang itu.
Keinginan Moon disambut perubahan mendadak Kim yang pada pidato akhir tahunnya menyatakan ingin memperbaiki hubungan dengan Korsel. Setelah itu, kedua negara sepakat memulai proses damai dan berdialog dengan pihak AS.
(aal)