PM Mahathir Bersih-bersih, Hakim Agung Malaysia Mundur

Cnn Student, CNN Indonesia | Rabu, 13/06/2018 15:16 WIB
PM Mahathir Bersih-bersih, Hakim Agung Malaysia Mundur Pengunduran dua hakim senior Malaysia menjadi bagian dari upaya bersih-bersih pemerintahan Perdana Menteri Mahathir Mohamad. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua hakim senior Malaysia mundur dari jabatannya, Rabu (13/6). Ketua Hakim Negara atau Hakim Agung Raus Sharif beserta Ketua Pengadilan Tinggi Malaysia Zulkefli Ahmad Makinudin mengundurkan diri mulai 31 Juli.

Pengunduran diri kedua hakim utama Malaysia itu terjadi di tengah upaya pemerintahan Perdana Menteri Mahathir Mohammad membersihkan para pejabat pemerintahan sebelumnya PM Najib Razak.

"Yang Mulia Raja telah memberikan persetujuannya pada pengunduran diri mereka pada 8 Juni," kata pernyataan Kantor Catatan Pengadilan Federal seperti dilansir Reuters, Rabu (13/6).



Daftar pejabat tinggi yang dipecat atau mundur dari jabatan mereka terus bertambah selama sebulan terakhir pasca kemenangan koalisi oposisi Mahathir pada pemilihan umum 9 Mei.

Penunjukkan Sharif dan Makinudin sebagai Hakim Agung dan Ketua Pengadilan Tinggi oleh eks-PM Najib pada tahun lalu ditentang para pakar hukum di Malaysia. Alasannya, keduanya sudah melampaui usia pensiun.

Pekan lalu, Malaysia menunjuk seorang Jaksa Agung yang menyatakan bahwa tidak akan ada lagi yang ditutup-tutupi dalam proses hukum terutama terkait pengungkapan dugaan skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).


Tommy Thomas, Jaksa Agung baru Malaysia bertekad untuk mengungkap dugaan skandal 1MDB baik dari sisi hukum pidana maupun perdata dari dana investasi yang didirikan eks PM Najib Razak tersebut.

Thomas menggantikan Mohamed Apandi Ali, yang pada 2016 membersihkan dugaan keterlibatan Najib dari setiap dugaan bernilai multimiliaran dolar 1MDB itu. Najib sendiri telah membantah melakukan kesalahan dalam kasus ini.

Pekan lalu, Gubernur Bank Sentral Muhammad Ibrahim juga mengundurkan diri. Dia hanya menjabat dua dari lima tahun masa jabatannya.

[Gambas:Video CNN]

Mundurnya Muhammad juga diduga terkait dengan skandal 1MDB. Dia menggantikan Zeti Akhtar Aziz yang dipecat Najib, setelah mengkritiknya soal 1MDB. Bulan lalu, Kementerian Keuangan Malaysia menyatakan sekitar US$500 juta atau sekitar Rp7 triliun yang diperoleh dari penjualan tanah pemerintah digunakan untuk membayar kewajiban 1MDB tahun lalu.

(rgt/nat)