Trump: Petugas Imigrasi Jahat, tapi Punya Hati

CNN International, CNN Indonesia | Kamis, 28/06/2018 13:33 WIB
Trump: Petugas Imigrasi Jahat, tapi Punya Hati Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa petugas Badan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) memang tegas dan jahat, tapi punya hati. (Reuters/Loren Elliott)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa petugas Badan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) memang tegas dan jahat, tapi punya hati.

"Mereka keras. Saya harus mengatakannya, mereka tidak baik, mereka jahat, tapi mereka punya hati," ujar Trump dalam sebuah kampanye Partai Republik di Fargo, North Dakota, sebagaimana ditayangkan dalam video CNN.

Dalam pidato tersebut, Trump sedang membanggakan kinerja aparat ICE yang diklaim berhasil mengusir anggota gang MS-13 dari kota-kota di Long Island.


"Mereka dibebaskan seperti ada kekuatan dari luar mengambil alih kota. Agen ICE datang ke sana, menarik mereka, kami menyeret mereka keluar negara kita," tutur Trump.
MS-13 adalah gang bersenjata yang tumbuh di barat AS. Kebanyakan anggota gang yang dikenal kerap melakukan berbagai kejahatan itu berasal dari El Salvador, Honduras, dan Guatemala.

Salah satu kejahatan lintas batas yang mereka lakukan adalah penyelundupan imigran. Saat ini, Trump sendiri sedang melakukan pengetatan aturan mengenai imigran.

Ia sempat dikecam karena memberlakukan aturan pemisahan keluarga imigran yang menyeberangi perbatasan Meksiko menuju AS.

Di bawah kebijakan tersebut, pihak berwenang dapat mendakwa imigran yang tertangkap menyeberangi perbatasan Meksiko secara ilegal. Sementara orang dewasa di penjara, anak-anak mereka dikirim ke tempat penampungan pemerintah.
Setelah dikecam, Trump meneken surat perintah untuk mengakhiri aturan tersebut. Namun setelah itu, timbul masalah baru karena sudah ada 2.342 anak yang sudah dipisahkan dari orang tuanya selama 5 Mei sampai 9 Juni lalu.

Kementerian Dalam Negeri AS pun mulai bergerilya meminta bantuan Kementerian Pertahanan agar bersedia menampung ribuan imigran anak tanpa pendamping.

Pada pekan ini, Kemhan AS juga mengaku diminta menyiapkan tempat penampungan bagi 12 ribu imigran di basis-basis militer. (has/has)