Melalui surat kepada Kementerian Pertahanan AS, Kemdagri meminta militer setidaknya menampung 2.000 imigran dalam 45 hari ke depan.
Menurut Kemhan AS, Kemdagri meminta jika fasilitas militer tidak tersedia, mereka kan menyiapkan kamp semi-terpisah yang dapat menampung hingga 4.000 orang di tiga lokasi berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah AS dilaporkan memang tengah mempertimbangkan penggunaan basis militer untuk menampung imigran, terutama anak-anak tanpa orang tua yang menyeberangi perbatasan Meksiko menuju Amerika.
Permintaan ini dilayangkan setelah Presiden Donald Trump menandatangani surat perintah untuk mengakhiri aturan pemisahan keluarga imigran yang dikecam oleh banyak pihak.
Di bawah kebijakan tersebut, pihak berwenang dapat mendakwa imigran yang tertangkap menyeberangi perbatasan Meksiko secara ilegal. Sementara orang dewasa di penjara, anak-anak mereka dikirim ke tempat penampungan pemerintah.
Namun, setelah aturan itu dihentikan, timbul masalah baru karena sudah ada 2.342 anak yang sudah dipisahkan dari orang tuanya selama 5 Mei sampai 9 Juni lalu. (has)