Hujan Lebat Jepang Tewaskan Satu Orang, Ribuan Dievakuasi

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 05/07/2018 16:17 WIB
Hujan Lebat Jepang Tewaskan Satu Orang, Ribuan Dievakuasi Ilustrasi. (morgueFile/Seemann)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setidaknya satu orang tewas akibat hujan lebat yang menyebabkan pemerintah Jepang menginstruksikan evakuasi bagi ratusan ribu warga.

Stasiun televisi NHK melaporkan bahwa satu pekerja konstruksi di perfektur Hyogo tewas tersedot pipa drainase akibat hujan lebat tersebut pada Kamis (5/7).

Dua orang yang berupaya menyelamatkan pekerja konstruksi itu juga dilarikan ke rumah sakit karena terluka dalam proses evakuasi.
Pejabat dari Badan Meteorologi Jepang kemudian mengimbau agar 160 ribu warga yang berada di Kyoto mengikuti evakuasi karena cuaca buruk dan hujan lebat diperkirakan akan berlanjut hingga akhir pekan.


"Pencegahan ini sangat penting," ujar pejabat yang kemudian memperingatkan ada bahaya tanah longsor dan angin kencang.

Hingga Kamis sore, petugas mencatat curah hujan mencapai 457 milimeter di Shikoku. Curah hujan ini diperkirakan terus bertahan hingga 24 jam ke depan.
Reuters memberitakan bahwa hujan lebat ini dibawa oleh aliran udara lembab yang berembus dari selatan, juga sisa badai Prapiroon pada pekan ini.

Badai tersebut menghantam Laut Jepang/Laut Timur sebelum akhirnya melemah pada pekan ini. Selain itu, Badai Maria diperkirakan bakal menyapu Samudera Pasifik dan kemungkinan menghantam Okinawa pekan depan. (has/has)